Pemberantas Kemunafikan
Islamlah Atau Tidak Sama Sekali
8 May 2008

Kepada Yth
Presiden Republik Indonesia
Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono

Pak Presiden yang terhormat, disaat APBN membengkak karena terbebani subsidi BBM yang tiap hari semakin membesar akibat melonjaknya harga minyak mentah dunia seperti saat ini, saya belum pernah mendengar bapak bicara di mass media selain solusi menaikkan harga BBM. Apakah hanya itu satu-satunya cara?

Pernahkan terpikir oleh bapak untuk mengevaluasi faktor lain yang juga membebani APBN? misalnya pos *Pemborosan Pejabat Negara* dan *Uang Negara Yang Dicuri Koruptor*. Kenapa faktor-faktor itu tidak pernah bapak ungkap di mass-media? itu yang kami tunggu-tunggu.

PEMBOROSAN PEJABAT NEGARA
Bapak sering bilang di mass-media bahwa apa yang bapak lakukan adalah demi rakyat. Termasuk menaikkan harga BBM tanpa menunggu pemilihan presiden. Kalau memang demi rakyat, kenapa bukan gaji bapak saja yang dikorbankan? mungkin bukan gaji tapi THP. Saya tidak punya data, tapi saya yakin THP bapak sebagai Presiden RI pasti diatas Rp. 100 Juta. Tapi untuk melawan subsidi, itu jelas belum cukup. Yang harus dikorbankan adalah THP Presiden, Wapres, Menteri, Gubernur BI, Kapolri, KSAL, KSAD, KSAU, Dirjen, Gubernur Propinsi, Anggota MPR/DPR/DPRD, Bupati, Sekwilda, dan semua pejabat negeri ini dari pusat sampai daerah.

Hidup di Jakarta dengan uang 10 Juta per bulan itu sudah lebih dari cukup. Dengan gaji segitu bapak sudah bisa bayar semua kebutuhan keluarga bapak, mulai listrik, bensin, beras, telpon tanpa harus mengandalkan tunjangan dari APBN. Saya yakin bapak bisa memisahkan urusan pribadi dengan urusan negara, dan THP 10 Juta itu adalah untuk urusan pribadi bapak.

Jika program ini berjalan tentunya masih belum cukup untuk menutupi subsidi yang mencapai angka trilyun tersebut. Tapi paling tidak bapak sudah memberikan semangat kesederhanaan dan semangat berkorban untuk rakyat.

UANG NEGARA YANG DICURI KORUPTOR
Sekarang semua sudah transparan, hasil pemeriksaan BPK bisa dibaca oleh semua orang di internet. Dan ternyata dana yang dicuri dari kas negara melalui markup, proyek fiktif, markdown, dll di berbagai instansi jika ditotal mencapai ratusan trilyun rupiah. Kenapa bapak tidak memilih untuk cancut-taliwondo membantu KPK habis-habisan menarik kembali uang negara tersebut?

USULAN
Saya lebih setuju jika bapak tidak hanya menaikkan harga BBM 30% tapi malah lebih baik mencabut sepenuhnya subsidi BBM. Entah menjadi berapa harga premium, solar dan minyak tanah nantinya. Sebagai gantinya subsidi difokuskan ke pendidikan dan kesehatan hingga bisa gratis. Juga subsidi pangan dan gizi hingga kami bisa membeli beras, telur, daging dan susu dengan harga murah. Subsidi juga bisa difokuskan ke transportasi publik agar kami lebih senang naik bis dibanding kendaraan pribadi.

Comments

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: em, b, blockquote



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.