<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Bukan Allah Yang Menentukan Jodoh</title>
	<link>http://bodigempal.blogsome.com/2007/01/05/jodoh-ditangan-allah-tapi-kita-yang-menentukan/</link>
	<description>Islamlah Atau Tidak Sama Sekali</description>
	<pubDate>Fri, 04 Dec 2009 16:54:27 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>

	<item>
		<title>by: shun</title>
		<link>http://bodigempal.blogsome.com/2007/01/05/jodoh-ditangan-allah-tapi-kita-yang-menentukan/#comment-43</link>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 11:13:22 +0100</pubDate>
		<guid>http://bodigempal.blogsome.com/2007/01/05/jodoh-ditangan-allah-tapi-kita-yang-menentukan/#comment-43</guid>
					<description>ini adalah bahasan yang sangat berat dan dalam, dan bisa membuat orang yg ga punya cukup dasar menjadi tersesat :)

well, ngomong2 masalah takdir. ada yg bilang, kl kita berusaha sekuat tenaga tp ternyata ternyata tetap gagal, maka itu takdir, tp kl kita gagal karena kurang/tanpa usaha, maka itu nasib.

well, bagaimanapun juga untuk orang awam seperti saya hal tersebut sering membuat bingung.

&lt;ol&gt;kegagalan terjadi karena syarat untuk berhasil tidak terpenuhi. meskipun sudah berusaha sekuat tenaga tapi ada satu syarat keberhasilan yang belum terpenuhi ya tetap aja gagal. bagaimana kita tahu syarat keberhasilan itu apa saja? ya harus mempelajari ilmunya. tanpa ilmu bisa juga, yaitu dengan teknik probabilitas alias trial and error (bahasa jawa: goblok-goblokan). terserah mau pakai yang mana. inti dari tulisan saya, cara manapun yang kita pakai, dengan ilmu atau goblok-goblokan, Allah sudah tahu hasilnya.&lt;/ol&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>ini adalah bahasan yang sangat berat dan dalam, dan bisa membuat orang yg ga punya cukup dasar menjadi tersesat <img src='http://bodigempal.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
	<p>well, ngomong2 masalah takdir. ada yg bilang, kl kita berusaha sekuat tenaga tp ternyata ternyata tetap gagal, maka itu takdir, tp kl kita gagal karena kurang/tanpa usaha, maka itu nasib.</p>
	<p>well, bagaimanapun juga untuk orang awam seperti saya hal tersebut sering membuat bingung.</p>
	<ol>kegagalan terjadi karena syarat untuk berhasil tidak terpenuhi. meskipun sudah berusaha sekuat tenaga tapi ada satu syarat keberhasilan yang belum terpenuhi ya tetap aja gagal. bagaimana kita tahu syarat keberhasilan itu apa saja? ya harus mempelajari ilmunya. tanpa ilmu bisa juga, yaitu dengan teknik probabilitas alias trial and error (bahasa jawa: goblok-goblokan). terserah mau pakai yang mana. inti dari tulisan saya, cara manapun yang kita pakai, dengan ilmu atau goblok-goblokan, Allah sudah tahu hasilnya.</ol>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: muslimah</title>
		<link>http://bodigempal.blogsome.com/2007/01/05/jodoh-ditangan-allah-tapi-kita-yang-menentukan/#comment-39</link>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 08:38:11 +0000</pubDate>
		<guid>http://bodigempal.blogsome.com/2007/01/05/jodoh-ditangan-allah-tapi-kita-yang-menentukan/#comment-39</guid>
					<description>Assalamu'alaikum.. saya sangat sepakat dengan apa yg Saudara sampaikan, mudah2an kita semua tersadar dan segera memperbaiki ikhtiar kita. Allah dengan maha kasihnya telah memberikan manusia akal untuk berpikir bukan hanya menunggu yang pada akhirnya mengklaim &quot;ini adalah kehendak Allah&quot;. Kadang kita harus banyak belajar dari orang2 yg tidak mengenal &quot;Allah kita&quot;, mereka berusaha dengan sangat optimal untuk memperjuangkan sesuatu. dan yang lebih parahnya lagi seringkali kita justru mengutuk kesuksesan mereka. Nauzubillah... semoga kita segera menyadarinya.
</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Assalamu&#8217;alaikum.. saya sangat sepakat dengan apa yg Saudara sampaikan, mudah2an kita semua tersadar dan segera memperbaiki ikhtiar kita. Allah dengan maha kasihnya telah memberikan manusia akal untuk berpikir bukan hanya menunggu yang pada akhirnya mengklaim &#8220;ini adalah kehendak Allah&#8221;. Kadang kita harus banyak belajar dari orang2 yg tidak mengenal &#8220;Allah kita&#8221;, mereka berusaha dengan sangat optimal untuk memperjuangkan sesuatu. dan yang lebih parahnya lagi seringkali kita justru mengutuk kesuksesan mereka. Nauzubillah&#8230; semoga kita segera menyadarinya.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: deje</title>
		<link>http://bodigempal.blogsome.com/2007/01/05/jodoh-ditangan-allah-tapi-kita-yang-menentukan/#comment-27</link>
		<pubDate>Tue, 06 May 2008 07:49:11 +0100</pubDate>
		<guid>http://bodigempal.blogsome.com/2007/01/05/jodoh-ditangan-allah-tapi-kita-yang-menentukan/#comment-27</guid>
					<description>mempelajari Al-Quran dan Hadist adalah keputusan yang sangat bijak... bagaimanapun jjuga kita harus tetep iman dengan qada dan qadar Allah SWT, jangan samapai pemahaman bahwa takdir bisa dirubah dengan usaha kita merusak nikmat iman yang telah Allah berikan kepada kita. Wallahu'alam

&lt;ol&gt;Tulisan saya sama sekali tidak mengatakan bahwa kita bisa mengubah takdir. Arti tulisan saya itu adalah apa yang terjadi dimasa depan adalah manusia sendiri yang menentukan. Tapi meskipun manusia sendiri yang menentukan, Allah sudah tahu apa yang akan terjadi, semua sudah tertulis di dalam kitabnya, dan tidak akan salah sedikitpun.&lt;/ol&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>mempelajari Al-Quran dan Hadist adalah keputusan yang sangat bijak&#8230; bagaimanapun jjuga kita harus tetep iman dengan qada dan qadar Allah SWT, jangan samapai pemahaman bahwa takdir bisa dirubah dengan usaha kita merusak nikmat iman yang telah Allah berikan kepada kita. Wallahu&#8217;alam</p>
	<ol>Tulisan saya sama sekali tidak mengatakan bahwa kita bisa mengubah takdir. Arti tulisan saya itu adalah apa yang terjadi dimasa depan adalah manusia sendiri yang menentukan. Tapi meskipun manusia sendiri yang menentukan, Allah sudah tahu apa yang akan terjadi, semua sudah tertulis di dalam kitabnya, dan tidak akan salah sedikitpun.</ol>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: saldotman</title>
		<link>http://bodigempal.blogsome.com/2007/01/05/jodoh-ditangan-allah-tapi-kita-yang-menentukan/#comment-24</link>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 02:02:20 +0100</pubDate>
		<guid>http://bodigempal.blogsome.com/2007/01/05/jodoh-ditangan-allah-tapi-kita-yang-menentukan/#comment-24</guid>
					<description>imho,

1. jangan salahkan Tuhan atas apa yang terjadi.
2. nasib kita, kita tentukan sendiri dengan berusaha + berdoa semaksimal mungkin. but, saya tidak mengatakan bahwa nasib kita 100% kita tentukan sendiri. Tuhan tetaplah segalanya :) Dengan Maha Agung-nya, Maha Adil-nya, Maha Kasih-nya, Maha Sayang-nya, Maha Mengetahui-nya, Maha Kuasa-nya, Tuhan tetap berhak menentukan segalanya.
3. Sejelek apapun hasil yang Anda terima, bahkan setelah usaha yang menurut Anda 150% sangat bagus, jangan sekali-kali berpikir bahwa itu jelek, selama Anda masih percaya bahwa Tuhan itu Maha Baik :)
4. aku ingat suatu cerita, di dalamnya ada kalimat yg kurang lebih seperti ini: 'Ya Allah, aku masuk surga bukan karena amal ibadahku. tapi semata karena Rahman Rahim-Mu.'

salam,
Salman

&lt;ol&gt;Ya memang nasib kita tidak 100% persen ditangan kita, tapi sekian persen ditangan orang lain.&lt;/ol&gt;

&lt;ol&gt;Tuhan sudah menyerahkan nasib bumi dan segala isinya ini 100% ditangan manusia. Dan ini sama sekali tidak mengurangi hak Tuhan untuk menentukan hasil akhir dari usaha manusia. Tuhan bisa saja menjadikan manusia itu bersatu atau bercerai berai, menjadikan manusia ini kafir semua atau beriman semua, menjadikan manusia bodoh atau pandai, bisa saja Tuhan menjadikan gedung-gedung pencakar langit itu roboh tanpa sebab, semua itu hak Tuhan. Tetapi Tuhan tidak melakukan itu, biarkanlah bumi dan segala isinya ini 100% ditangan manusia, karena itu adalah sebagai ujian.&lt;/ol&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>imho,</p>
	<p>1. jangan salahkan Tuhan atas apa yang terjadi.<br />
2. nasib kita, kita tentukan sendiri dengan berusaha + berdoa semaksimal mungkin. but, saya tidak mengatakan bahwa nasib kita 100% kita tentukan sendiri. Tuhan tetaplah segalanya <img src='http://bodigempal.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Dengan Maha Agung-nya, Maha Adil-nya, Maha Kasih-nya, Maha Sayang-nya, Maha Mengetahui-nya, Maha Kuasa-nya, Tuhan tetap berhak menentukan segalanya.<br />
3. Sejelek apapun hasil yang Anda terima, bahkan setelah usaha yang menurut Anda 150% sangat bagus, jangan sekali-kali berpikir bahwa itu jelek, selama Anda masih percaya bahwa Tuhan itu Maha Baik <img src='http://bodigempal.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
4. aku ingat suatu cerita, di dalamnya ada kalimat yg kurang lebih seperti ini: &#8216;Ya Allah, aku masuk surga bukan karena amal ibadahku. tapi semata karena Rahman Rahim-Mu.&#8217;</p>
	<p>salam,<br />
Salman</p>
	<ol>Ya memang nasib kita tidak 100% persen ditangan kita, tapi sekian persen ditangan orang lain.</ol>
	<ol>Tuhan sudah menyerahkan nasib bumi dan segala isinya ini 100% ditangan manusia. Dan ini sama sekali tidak mengurangi hak Tuhan untuk menentukan hasil akhir dari usaha manusia. Tuhan bisa saja menjadikan manusia itu bersatu atau bercerai berai, menjadikan manusia ini kafir semua atau beriman semua, menjadikan manusia bodoh atau pandai, bisa saja Tuhan menjadikan gedung-gedung pencakar langit itu roboh tanpa sebab, semua itu hak Tuhan. Tetapi Tuhan tidak melakukan itu, biarkanlah bumi dan segala isinya ini 100% ditangan manusia, karena itu adalah sebagai ujian.</ol>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: damo_n</title>
		<link>http://bodigempal.blogsome.com/2007/01/05/jodoh-ditangan-allah-tapi-kita-yang-menentukan/#comment-22</link>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 06:12:18 +0100</pubDate>
		<guid>http://bodigempal.blogsome.com/2007/01/05/jodoh-ditangan-allah-tapi-kita-yang-menentukan/#comment-22</guid>
					<description>wahhh .. untuk yg ini aku setuju bener .... mosok Yg Di Atas yg diblame ... kitA gak usaha apa2</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>wahhh .. untuk yg ini aku setuju bener &#8230;. mosok Yg Di Atas yg diblame &#8230; kitA gak usaha apa2
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: andRie</title>
		<link>http://bodigempal.blogsome.com/2007/01/05/jodoh-ditangan-allah-tapi-kita-yang-menentukan/#comment-14</link>
		<pubDate>Sat, 06 Jan 2007 10:33:40 +0000</pubDate>
		<guid>http://bodigempal.blogsome.com/2007/01/05/jodoh-ditangan-allah-tapi-kita-yang-menentukan/#comment-14</guid>
					<description>Jeru, pak-e. Nek mnurutku Allah sdh membikinkan kita diagram kputusan, jika kita milih ini ntar masa depan kita spt ini. jika milih itu, ntar spt itu.dan pilihan itu ada parameter tambahannya, yaitu doa dan usaha.

&lt;ol&gt;Sudah cocok pak, coba dibaca lagi tulisan saya dengan sabar, diagram keputusan yang anda maksud itulah sunatullah atau Kehendak Allah. Milih ini milih itu...itulah usaha kita. Nah supaya usahanya benar ya harus punya ilmunya. Ilmu itu didapat dengan belajar. Sedangkan do'a itu adalah upaya kita untuk lebih dekat dengan Allah, sebab semakin dekat kita dengan Allah maka semakin mudah kita mendapatkan ilmu.&lt;/ol&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Jeru, pak-e. Nek mnurutku Allah sdh membikinkan kita diagram kputusan, jika kita milih ini ntar masa depan kita spt ini. jika milih itu, ntar spt itu.dan pilihan itu ada parameter tambahannya, yaitu doa dan usaha.</p>
	<ol>Sudah cocok pak, coba dibaca lagi tulisan saya dengan sabar, diagram keputusan yang anda maksud itulah sunatullah atau Kehendak Allah. Milih ini milih itu&#8230;itulah usaha kita. Nah supaya usahanya benar ya harus punya ilmunya. Ilmu itu didapat dengan belajar. Sedangkan do&#8217;a itu adalah upaya kita untuk lebih dekat dengan Allah, sebab semakin dekat kita dengan Allah maka semakin mudah kita mendapatkan ilmu.</ol>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
